CodeIgniter4: Pengenalan dan Instalasi

4 minute read

Published:

CodeIgniter 4 adalah sebuah framework PHP yang digunakan untuk membangun aplikasi web. Framework ini ringan, cepat, dan mudah dipelajari. Pada artikel ini kita akan membahas dasar-dasar pengembangan web dengan PHP 8, CodeIgniter 4, dan bagaimana cara melakukan instalasi lingkungan pengembangan di komputer lokal dengan XAMPP.

1. Pengenalan PHP 8

PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa pemrograman server-side yang banyak digunakan untuk pengembangan web dinamis. Versi terbaru PHP 8 membawa sejumlah peningkatan dan fitur baru yang meningkatkan performa, efisiensi, dan kemudahan pengembangan, di antaranya:

  • Peningkatan Kinerja: Melalui compiler JIT (Just-In-Time), eksekusi kode menjadi jauh lebih cepat.
  • Fitur Baru: Seperti union types, attributes, dan named arguments yang meningkatkan efisiensi dan memudahkan pemeliharaan kode.

Berikut adalah contoh skrip sederhana PHP di dalam HTML:

<!DOCTYPE html>
<html lang="id">
<head>
    <title>Belajar PHP</title>
</head>
<body>
    <?php echo "Kode PHP dalam HTML"; ?>
</body>
</html>

2. Pengenalan CodeIgniter 4

Aplikasi web berbasis framework (WAF) merupakan sekumpulan kode, library, dan alat (tool) yang dipadukan menjadi sebuah kerangka kerja untuk mempercepat proses pembuatan aplikasi web. CodeIgniter 4 (CI4) adalah salah satunya, dan beberapa keunggulannya antara lain:

  • Bersifat gratis (free) dan open-source.
  • Ukuran relatif kecil dan sangat ringan/cepat.
  • Menggunakan arsitektur desain Model-View-Controller (MVC).
  • Terdokumentasikan dengan sangat baik dan ramah untuk pemula.

Beberapa pembaruan utama pada CodeIgniter 4 dari versi sebelumnya adalah: instalasi melalui Composer, memiliki Local Development Server bawaan, mendukung namespace sesuai standar PSR 4, konfigurasi berbasis file .env, dan memiliki fitur CLI bernama spark.

3. Instalasi XAMPP

XAMPP adalah perangkat lunak cross-platform yang menyediakan lingkungan server localhost. Komponennya meliputi (X) untuk Cross-platform, (A) untuk Apache web server, (M) untuk MySQL/MariaDB database, dan (P) untuk PHP.

  1. Unduh XAMPP dari apachefriends.org.
  2. Jalankan proses instalasi dan ikuti panduan layar.
  3. Setelah instalasi, buka XAMPP Control Panel dan Start di bagian modul Apache dan MySQL.
  4. Uji server dengan membuka browser dan mengakses http://localhost.

4. Instalasi CodeIgniter 4

Instalasi CodeIgniter 4 dapat dilakukan dengan berbagai cara, namun cara yang paling disarankan adalah menggunakan Composer.

  1. Pastikan Anda telah menginstal Composer. Anda dapat memeriksa versinya dengan menjalankan perintah:
    composer --version
    
  2. Arahkan terminal atau command prompt ke direktori lokal yang Anda inginkan, kemudian jalankan perintah pembuatan proyek:
    composer create-project codeigniter4/appstarter project-root
    

    (Ganti project-root dengan nama direktori proyek yang Anda inginkan, misal project1).

  3. Setelah berhasil, masuk ke dalam folder proyek dan nyalakan server local milik CodeIgniter 4 dengan perintah:
    cd project1
    php spark serve
    
  4. Buka browser dan arahkan ke alamat http://localhost:8080. Jika instalasi berhasil, Anda akan melihat halaman “Welcome to CodeIgniter 4”.

5. Struktur Direktori CodeIgniter 4

Secara default setelah Anda berhasil melakukan instalasi, Anda akan menemukan beberapa direktori utama yang tersedia:

  • app/: Direktori utama yang digunakan untuk menempatkan file-file aplikasi yang akan Anda buat (kode program, tampilan, konfigurasi, dll).
  • public/: Entri utama aplikasi (index.php). Membantu keamanan karena file app akan disembunyikan dari web server. Di sinilah file assets (seperti CSS, JS, dan gambar) disimpan.
  • tests/: Direktori yang digunakan untuk menyimpan skrip pengujian (testing) aplikasi.
  • vendor/: Direktori penyimpanan library atau package pihak ketiga yang diinstal melalui Composer.
  • writable/: Direktori ini menyimpan berbagai file yang bersifat dinamis seperti cache, log, dan tempat penyimpanan upload sistem.

Sub-direktori /app

Penempatan file ke dalam direktori app diklasifikasikan sesuai ketentuan CodeIgniter. Berikut daftar sub-direktorinya:

  • Config/: Berisi daftar file konfigurasi yang digunakan oleh aplikasi.
  • Controllers/: Kumpulan file logika kontrol (controller) aplikasi.
  • Database/: Identifikasi dan tempat untuk menyimpan file migration database dan seeds.
  • Filters/: Menyimpan kelas filter yang dapat dijalankan sebelum dan sesudah controller.
  • Helpers/: Digunakan untuk menempatkan daftar file helper (pustaka fungsi) yang didefinisikan sendiri.
  • Language/: Di dalam direktori ini kita dapat mendefinisikan nilai konstanta tertentu dalam bahasa yang diinginkan.
  • Libraries/: Berisi daftar file library (pustaka dalam bentuk kelas) yang didefinisikan sendiri.
  • Models/: Kumpulan file model yang diperlukan oleh aplikasi.
  • ThirdParty/: Digunakan untuk menyimpan plugin yang dikembangkan oleh pihak ketiga.
  • Views/: Berisi daftar file antarmuka web (view/template) yang diperlukan oleh aplikasi.

6. Arsitektur Model-View-Controller (MVC)

Arsitektur ini memisahkan aplikasi menjadi tiga komponen utama untuk mempermudah pemeliharaan kode:

  1. File index.php di dalam public/ bertugas sebagai entri utama.
  2. Router me-routing permohonan ke pihak Controller.
  3. Controller berinteraksi dengan Model untuk mengambil/menyimpan data yang diperlukan.
  4. Setelah data diolah, Controller akan me-load View dan meneruskan data tersebut untuk kemudian dirender ke web browser (Halaman Web).